MENGENAL HUBUNGAN ANTARA FASILITAS
LOGISTIK,
GEOSPASIAL DAN BIG DATA
Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dalam beberapa tahun terakhir sangat atraktif, bahkan di masa krisis pandemic saat ini teknologi mampu menjadi salah satu alternatif solusi sebagai pemecah masalah khususnya pada bidang pendidikan, jual-beli produk dan jasa, serta hal-hal lain yang menyebabkan jarak dan waktu tidak lagi menjadi batasan. Mari beralih dari krisis pandemic, tentunya perusahaan khususnya manufaktur sangat bergantung pada supply chain management (manajemen rantai pasok) yang mereka miliki. Perusahaan harus mampu menempatkan siklus rantai pasok mereka tepat sasaran artinya efektif dan efisien dalam hal biaya dan waktu untuk menempatkan fasilitas logistik yang mereka miliki.
![]() |
Sumber: Designing & managing the Supply
Chain Book
Apa itu Logistik
- Kedekatan dengan pelanggan: membuat pengiriman cepat lebih mudah
- Total biaya: tujuannya adalah meminimalkan biaya keseluruhan
- Infrastruktur: transportasi jalan, rel, udara, dan laut yang memadai serta energi dan telekomunikasi
- Pemasok: kedekatan dengan pemasok penting mendukung produksi ramping·
- Fasilitas lain: lokasi fasilitas lain dapat mempengaruhi keputusan lokasi
- Risiko politik: risiko di negara lokasi dan negara tuan rumah memengaruhi keputusan.
Apa itu Geospasial
- Penghematan (cost saving) atau peningkatan penjualan (more selling)
- Dengan peta yang jitu, pencarian alamat dalam aktivitas pariwisata (hotel, restoran, museum, dsb) menjadi lebih cepat.
- Dengan rute yang optimal, kegiatan logistik pengantaran barang menjadi lebih hemat.
- Dengan peta target pasar yang lebih baik, maka pemilihan lokasi penjualan bisa mendatangkan pelanggan dalam waktu singkat sehingga keuntungan bisa cepat meningkat.
- Pada bencana alam banjir tahunan di Jakarta, letak permasalahannya adalah kurang baiknya tata ruang perencanaan kota. Kemudian dilakakukan analisis spasial terkait titik banjir yang ada, aliran irigasi dan tinggi rendahnya kontur tanah. Informasi dikumpulkan sehingga menjadi sebuah data yang dapat diimplementasikan untuk perbaikan tata rencana wilayah Kota Jakarta sendiri maupun sebagai sumber referensi untuk pembangunan ibukota baru di Pulau Kalimantan nantinya untuk mencegah bencana banjir tahunan.
- Kondisi Kemacetan Jakarta. Pada kondisi kemacetan Jakarta, problem yang ditimbulkan yaitu kerugian yang berhubungan delay time yang mengakibatkan terhambatnya arus barang dan orang ini berkaitan dengan waktu. Melalui analisis spasial dapat diketahui titik kemacetan sehingga arus barang yang akan didistribusikan dapat melalui rute lain untuk sampai ke tujuan dengan lebih optimal.
- Kesesuaian Lahan Pertanian. Melalui analisis spasial hal yang paling dominan adalah mampu merancang sebuah peta penyebaran. Dalam hal lahan pertanian perlu diketahui tingkat efisiensi tanah dalam merespon pertumbuhan tanaman apakah lahan yang dibutuhkan berada di dataran tinggi atau rendah atau mungkin luas yang dibutuhkan berapa. Tentunya peta peneyebaran ini didapat berdasarkan uji coba-uji coba dan survei yang dilakukan sebelumnya sehingga untuk penentuan lahan pertanian berikutnya dapat dikerjakan dengan lebih efisien dan mengurangi biaya. Berikut merupakan contoh Peta Kesesuaian Lahan Pertanian Jeruk.
![]() |
Sumber: Jurnal Peluang dan Tantangan Ekonomi
Geospasial di Indonesia |
Apa itu Big Data
Setelah memahami secara ringkas mengenai pengertian logistik dan ilmu geospasial, hal yang menarik perhatian adalah Big Data sebagai salah satu bukti perkembangan ilmu pengetahuan teknologi. Big Data pertama kali diperkenalkan sebagai sebuah konsep yaitu oleh META Group analist bernama Dougney Laney pada penelitiannya tahun 2001 kemudian seiring berjalannya waktu konsep Big Data semakin mencuri perhatian ilmuwan lainnya. Big Data mencakup semua himpunan data dengan tingkat ukuran dan kompleksitas yang cukup besar sehingga apabila menggunakan aplikasi pemrosesan data tradisional akan sulit menangkap bahkan tidak mampu dikelola secara tepat waktu (Prof. Senidjer.C, 2012). Big Data Analytics (BDA) adalah usaha pemanfaatan data berupa visualisasi, prediksi, simulasi, pemodelan untuk mencapai tujuan tertentu. Berikut ini merupakan tujuh Kemampuan Big Data (arunachalam, dkk 2018):
- Kemampuan mencari, mengidentifikasi, membuat, dan mengakses data dari sumber data yang heterogen
- Kemampuan Integrasi dan Manajemen Data
- Kemampuan analitik canggih
- Kemampuan visualisasi data, menampilkan grafis lokasi seperti lokasi konsumsi, kepadatan transaksi.
- Budaya pengambilan keputusan berbasis data
- Kemampuan komputasi cloud, Infrastruktur cloud computing dapat mendukung integrasi data dari berbagai sumber inter dan antar organisasi dan menyediakan penyimpanan yang dapat diskalakan.
- Kapasitas penyerapan (Absorptive Capacity – ACAP), yaitu kemampuan untuk mengenali nilai baru, informasi eksternal, berasimilasi, dan menerapkannya pada tujuan komersial perusahaan.
Mengenal Hubungan Ilmu Geospasial dan Big Data
- Informasi kepemilikan (lahan, bangunan, prasarana, sarana, dll.)
- Informasi geografis (aliran sungai, kemiringan lahan, dll.)
- Informasi tutupan lahan eksisting
- Infromasi prasarana sarana umum di sekitar areal kajian
- Informasi rencana tata ruang wilayah yang sudah memiliki ketetapan hukum.
Bagaimana Hubungan ketiganya (Logistik, Geospasial dan Big Data)
Informasi
yang ditampung di dalam database SIG
dapat menjadi sebuah langkah dalam pengambilan keputusan penentuan zonasi
fasilitas logistik bagi sebuah perusahaan dalam rangka mencapai supply chain
management (manajemen rantai pasok) yang efektif dan efisien. Berikut merupakan
manfaat dari zonasi fasilitas logistik:
- Diketahui dengan pasti batas koordinat geografis area atau wilayah yang menjadi tema, dan aset yang ada di dalamnya, yang dapat menjadi acuan pihak berkepentingan di dalam perusahaan
- Diketahui dengan pasti batas geografis lahan yang dikuasai perusahaan, serta posisi geografis pada areal yang memiliki hubungan fungsional (lokasi bahan baku, lokasi tenaga kerja, lokasi penimbunan limbah, lokasi konsumen, dan lokasi fasilitas logistik lainnya).
- Diketahui centroid zone yang dapat digunakan sebagai titik mewakili zona dalam perhitungan dan pemodelan jaringan fasilitas, dan transportasi logistik.
- Dapat disusun sistem informasi geografis yang lengkap dengan sarana prasarana di dalam zona,sebagai bentuk perencanaan fisik atau bentuk monitoring kejadian secara spatio-temporal.
Sumber
referensi:
- Globe Volume 15 No. 2 Desember 2013: 191 - 196 (Amhar, F Karsidi dan Wijoyo, S “Peluangdan Tantangan Ekonomi Geospasial”).
- Designing & Managing the Supply Chain Book ( McGraw-Hill/Irwin 2011)


informasi yang diberikan sangat menarik dan bermanfaat
BalasHapusinformasinya menarik,namun perlu untuk menjelaskan hubungan logistik,geospasial dan big data secara lebih mendalam.Terima kasih
BalasHapusTerima kasih atas informasi yang diberikan. Jika boleh sedikit memberikan saran, mohon agar lebih diperhatikan tata penulisannya. Dan untuk ditambahkan kesimpulannya. Terima kasih.. Semangat
BalasHapusTerima kasih kawan atas informasinya yg dpt menambah wawasan. Semangat manchunian.
BalasHapusInformasinya sangat luas dan menarik, saya terbantu untuk memahami logistik, geospasial, dan big data.
BalasHapusSaya tunggu karya tulis selanjutnya....Semangat berkarya
Terimakasih untuk informasinyaa.
BalasHapusInformasi yang disampaikan sangat jelas dan dapat menambah wawasan saya.
Terimakasih informasinya. Semangatt!
BalasHapusTulisan anda menarik yaa. Sangat bermanfaat untuk penelitian saya. Terimakasihh
BalasHapusTerimakasih atas informasinya ,sangat bermanfaat sekali . Sukses terus
BalasHapusInformasi yang sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya , Trimakasihh
BalasHapusSangat baik, wawasan saya bertambah👍
BalasHapusSangat informastif apalagi informasi mengenai keterikatan antara fasilitas logistik, geospasial dan big data masih sangat minim. Keren dan sangat bermanfaat
BalasHapusSangat informatif, menambah wawasan saya👍
BalasHapusArtikelnya menarik, terimaksih telah berbagi informasi:)
BalasHapusInformasi nya bermanfaat trima kasih penulis atas informasi nya jadi nambah ilmu untuk saya sendiri
BalasHapusInformasinya sangat berguna, semoga kedepannya seperti ini terus
BalasHapuskeren sekali, terima kasih sudah berbagi:))
BalasHapusArtikel yang menarik serta memberikan informasi yang sangat baik bagi kepentingan saya
BalasHapus